Translate This Blog
Wednesday, November 19, 2008
HUKUM 6 : CARILAH PERHATIAN BERAPA PUN HARGA YANG HARUS DIBAYAR
Segalanya dinilai berdasarkan penampilannya; apa yang tak terlihat tidak berarti sama sekali. Jangan pernah biarkan diri Anda tersesat ditengah gerombolan massa atau terlupakan. Jadilah manusia yang menonjol. Jadilah seseorang yang menarik perhatian berapa pun harga yang harus Anda bayar. Jadikan diri Anda magnet dengan tampak lebih besar, lebih berwarna-warni, dan lebih misterius daripada gerombolan massa yang membosankan dan pemalu.
HUKUM 5 : BEGITU BANYAK HAL TERGANTUNG DARI REPUTASI -- JAGALAH REPUTASI ANDA DENGAN NYAWA ANDA !!!
Reputasi adalah landasan kekuasaan. Melalui reputasi belaka, Anda bisa mengintimidasi dan menang; namun demikian, sekali reputasi itu hilang, Anda menjadi rapuh dan pasti diserang dari segala sisi. Ciptakanlah reputasi yang tak bisa diserang. Senantiasalah bersikap waspada terhadap potensi serangan dan gagalkan mereka sebelum mereka muncul. Sementara itu, belajarlah untuk menghancurkan musuh Anda dengan menguak lubang-lubang reputasi mereka sendiri. Setelah itu menyingkirlah dan biarkan orang banyak menilai mereka.
HUKUM 4 : SENANTIASALAH BICARA LEBIH SEDIKIT DARIPADA YANG DIPERLUKAN
Ketika Anda mencoba membuat orang lain terkesan dengan kata-kata Anda, semakin banyak kata-kata yang Anda ucapkan, maka Anda akan tampak semakin biasa-biasa saja dan semakin kurang terkendali. Bahkan jika Anda mengucapkan sesuatu yang dangkal, ucapan itu pasti tampak orisinil jika Anda mengucapkannya dengan samar-samar, tanpa akhir yang jelas dan njelimet. Orang-orang yang berkuasa membuat orang lain terkesan dan mengintimidasi mereka dengan lebih jarang berbicara. Semakin banyak kata-kata yang Anda ucapkan, semakin besar kemungkinan bagi Anda untuk mengucapkan sesuatu yang konyol.
HUKUM 3 : SEMBUNYIKAN NIAT ANDA !!
Jagalah agar orang lain tetap kaget dan tidak tahu apa-apa dengan tidak pernah mengutarakan tujuan di balik tindakan Anda. Jika mereka tidak tahu apa yang sedang Anda rencanakan, mereka tak bisa mempersiapkan pembelaan diri. Bimbinglah mereka cukup jauh di jalan yang salah, lingkupi mereka dengan kebimbangan yang cukup pekat, maka pada saat mereka menyadari niat Anda, segalanya pasti sudah terlambat.
HUKUM 2 : JANGAN PERNAH TERLALU MEMPERCAYAI TEMAN, TETAPI PELAJARILAH CARA MEMANFAATKAN MUSUH..
Waspadalah terhadap teman-teman Anda - mereka bisa lebih cepat mengkhianati Anda, karena mereka lebih mudah merasa iri. Mereka juga sering menjadi manja dan lalim. Tetapi pekerjakanlah seorang mantan musuh Anda, maka ia akan lebih setia daripada teman Anda, karena ia memiliki lebih banyak alasan untuk membuktikan dirinya. Sesungguhnya, ada lebih banyak hal yang harus Anda takuti dari teman Anda daripada musuh Anda. Jika Anda tidak punya musuh, carilah cara untuk menciptakan musuh.
HUKUM 1 : JANGAN PERNAH TERLIHAT LEBIH BAIK DARI ATASAN ANDA..
Senantiasalah buat atasan Anda merasa superior. Walaupun Anda ingin menyenangkan hati mereka atau membuat mereka merasa terkesan, jangan terlalu berlebihan dalam menunjukkan bakat-bakat Anda, jika tidak Anda hanya akan berhasil memancing reaksi sebaliknya - memancing perasaan takut dan perasaan tidak aman mereka. Buatlah atasan Anda tampak lebih brilian daripada sesungguhnya, maka Anda akan memperoleh kekuasaan terbesar.
48 HUKUM KEKUASAAN ; THE 48 LAWS OF POWER
Beberapa waktu lalu, waktu lagi jalan-jalan liat Pameran Buku di Diamond, aku nemu buku yang cukup menarik perhatian. Judulnya THE 48 LAWS OF POWER, karangan Robert Greene. Setelah aku baca sedikit, kuputuskan untuk membelinya walaupun agak terasa berat di kantong.hehe mahal,bro, untuk ukuran kantongku..
Tapi ternyata gak rugi-rugi banget aku membeli buku itu. Cukup menarik. Sedikit kontroversial mungkin. Aku akan menulis satu demi satu apa yang ditulis Mr. Greene dalam buku itu. Mungkin ada yang mau memberi komentar. Tertarik? Silakan beli..hehehe..
Tapi ternyata gak rugi-rugi banget aku membeli buku itu. Cukup menarik. Sedikit kontroversial mungkin. Aku akan menulis satu demi satu apa yang ditulis Mr. Greene dalam buku itu. Mungkin ada yang mau memberi komentar. Tertarik? Silakan beli..hehehe..
Subscribe to:
Posts (Atom)