Translate This Blog
Thursday, November 20, 2008
HUKUM 13 : SAAT MEMINTA BANTUAN, PANCINGLAH KEPENTINGAN ORANG LAIN, JANGAN PERNAH PANCING BELAS KASIHAN ATAU RASA SYUKUR MEREKA
Jika Anda perlu meminta bantuan dari seorang sekutu, jangan repot-repot mengingatkannya tentang bantuan dan perbuatan baik Anda di masa lalu. Dia pasti menemukan cara untuk mengabaikan Anda. Sebaliknya, bongkar sesuatu dalam permintaan Anda atau dalam persekutuan Anda dengannya yang bisa memberinya keuntungan, dan tekankan keuntungan itu secara berlebihan. Dia pasti merespons dengan antusias saat menyadari keuntungan yang bisa dia peroleh.
HUKUM 12 : PERGUNAKAN KEJUJURAN DAN KEMURAHAN HATI SELEKTIF UNTUK MEMPERDAYA KORBAN ANDA
Satu tindakan tulus dan jujur akan menutupi lusinan tindakan tidak jujur. Bertindak jujur dan murah hati dengan hati terbuka pasti bisa meruntuhkan bahkan benteng orang-orang yang paling mudah curiga sekalipun. Setelah kejujuran selektif Anda membuka lubang pada baju zirah mereka, Anda bisa menipu dan memanipulasi mereka sesuka Anda. Sebuah hadiah yang diberikan tepat waktu - seekor kuda Troya - akan bermanfaat juga bagi Anda.
Wednesday, November 19, 2008
HUKUM 11 : USAHAKAN AGAR ORANG LAIN TETAP TERGANTUNG KEPADA ANDA
Untuk mempertahankan kebebasan Anda, Anda harus selalu dibutuhkan dan diinginkan. Semakin sering Anda dijadikan sandaran, semakin besar kebebasan yang Anda miliki. Usahakan agar orang lain tergantung kepada Anda untuk merasa bahagia dan mencapai kemakmuran, maka Anda tidak perlu takut apa-apa. Jangan pernah ajari mereka cukup banyak pengetahuan supaya mereka bisa hidup tanpa Anda.
HUKUM 10 : INFEKSI : HINDARILAH ORANG-ORANG YANG TIDAK BAHAGIA DAN SIAL
Anda bisa mati akibat kesengsaraan orang lain -- kondisi emosional bersifat menular, sama seperti penyakit. Anda mungkin merasa menolong orang yang sedang tenggelam, tetapi Anda hanya mempercepat bencana Anda sendiri. Orang yang sial kadang menarik kesialan bagi diri mereka sendiri; mereka juga akan menarik kesialan kepada Anda. Bergaullah dengan orang-orang yang bahagia dan beruntung.
HUKUM 9 : RAIHLAH KEMENANGAN LEWAT TINDAKAN ANDA, JANGAN PERNAH MENANG LEWAT PERDEBATAN
Kemenangan sesaat apa pun yang telah Anda peroleh lewat jalan perdebatan sesungguhnya merupakan kemenangan yang terlalu banyak memakan korban : Kebencian dan niat buruk yang Anda bangkitkan lebih kuat dan lebih bertahan lama daripada perubahan pendapat sesaat apa pun. Jauh lebih baik bagi Anda untuk mempengaruhi orang lain untuk sepakat dengan Anda lewat tindakan Anda tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Demonstrasikan tindakan Anda dan jangan pengaruhi orang lain dengan memaparkan pendapat Anda.
HUKUM 8 : USAHAKAN AGAR ORANG LAIN MENDATANGI ANDA -- PERGUNAKAN UMPAN BILA PERLU
Ketika Anda memaksa orang lain bertindak, Andalah yang memegang kendali. Selalu lebih baik jika Anda menyuruh lawan Anda menghadang Anda sehingga dalam proses tersebut ia menelantarkan rencananya sendiri. Bujuk dia dengan keuntungan yang menakjubkan--kemudian serang dia. Andalah yang memegang kartunya.
HUKUM 7 : MINTALAH ORANG LAIN BEKERJA KERAS BAGI ANDA, TETAPI SENANTIASALAH TERIMA PUJIAN ATAS KERJA KERAS MEREKA
Pergunakanlah kebijaksanaan, pengetahuan dan riset orang lain untuk memajukan tujuan Anda sendiri. Bantuan semacam itu bukan hanya menghemat waktu dan energi Anda yang berharga, tetapi juga akan memberi Anda aura efisiensi dan kegesitan yang luar biasa. Pada akhirnya, para penolong Anda akan terlupakan dan Anda akan diingat. Jangan pernah lakukan sendiri apa yang bisa dilakukan oleh orang lain untuk Anda.
Subscribe to:
Posts (Atom)