Translate This Blog
Friday, November 21, 2008
HUKUM 17 : USAHAKAN AGAR ORANG LAIN SELALU MERASAKAN TEROR : KEMBANGKAN AURA TAK BISA DITEBAK
Manusia adalah makhluk yang dibentuk dari kebiasaan yang memiliki kebutuhan yang tidak pernah terpuaskan untuk melihat kebiasaan dalam tindakan orang lain. Sifat Anda yang bisa ditebak memberi mereka kendali. Balikkan situasi tersebut: Tunjukkanlah sifat tak bisa ditebak dengan sengaja. Tindak-tanduk yang sepertinya tidak konsisten atau tidak bertujuan akan membuat mereka tetap bingung, dan mereka akan merasa letih saat mencoba menjelaskan tindakan Anda. Jika dilakukan secara ekstrem, strategi ini bisa mengintimidasi dan meneror orang lain.
HUKUM 16 : PERGUNAKAN KETIDAKHADIRAN ANDA UNTUK MENINGKATKAN PESPEK DAN PENGHORMATAN
Sesuatu yang terlalu sering beredar pasti turun harganya: Semakin sering Anda terlihat dan terdengar, maka Anda pasti tampak semakin biasa-biasa saja. Jika Anda sudah memiliki posisi yang jelas dalam suatu kelompok, menarik diri untuk sementara waktu dari kelompok itu akan membuat Anda lebih sering dibicarakan dan bahkan lebih dikagumi. Anda harus tahu kapan Anda harus pergi. Ciptakan nilai Anda lewat kelangkaan.
Thursday, November 20, 2008
HUKUM 15 : HANCURKAN MUSUH ANDA SECARA TOTAL
Semua pemimpin yang baik sejak zaman Musa tahu bahwa seorang musuh yang ditakuti harus dihancurkan secara total. (Kadang mereka mempelajarinya lewat pengalaman pahit mereka.) Jika ada satu bara api yang dibiarkan menyala, betapa pun suram ia, pada akhirnya nanti kebakaran pasti terjadi. Ada lebih banyak hal yang hilang jika Anda berhenti di tengah jalan daripada jika Anda menghancurkan musuh secara total: Musuh akan memulihkan diri dan berusaha membalas dendam. Hancurkan dia, bukan hanya tubuh jasmaninya, melainkan juga semangatnya.
HUKUM 14 : BERPERANLAH SEBAGAI SEORANG TEMAN, BEKERJALAH SEBAGAI SEORANG MATA-MATA
Mengenal rival Anda sangatlah penting. Pergunakan mata-mata untuk mengumpulkan informasi berharga yang akan menjaga Anda tetap selangkah lebih maju. Akan jauh lebih baik jika Anda bisa berperan sebagai mata-mata itu sendiri. Dalam pertemuan sosial yang formal, belajarlah menggali informasi. Ajukan pertanyaan-pertanyaan tidak langsung untuk membuat orang lain mengungkapkan kelemahan dan niat mereka. Tidak ada kesempatan yang bukan merupakan peluang untuk memata-matai dengan licin.
HUKUM 13 : SAAT MEMINTA BANTUAN, PANCINGLAH KEPENTINGAN ORANG LAIN, JANGAN PERNAH PANCING BELAS KASIHAN ATAU RASA SYUKUR MEREKA
Jika Anda perlu meminta bantuan dari seorang sekutu, jangan repot-repot mengingatkannya tentang bantuan dan perbuatan baik Anda di masa lalu. Dia pasti menemukan cara untuk mengabaikan Anda. Sebaliknya, bongkar sesuatu dalam permintaan Anda atau dalam persekutuan Anda dengannya yang bisa memberinya keuntungan, dan tekankan keuntungan itu secara berlebihan. Dia pasti merespons dengan antusias saat menyadari keuntungan yang bisa dia peroleh.
HUKUM 12 : PERGUNAKAN KEJUJURAN DAN KEMURAHAN HATI SELEKTIF UNTUK MEMPERDAYA KORBAN ANDA
Satu tindakan tulus dan jujur akan menutupi lusinan tindakan tidak jujur. Bertindak jujur dan murah hati dengan hati terbuka pasti bisa meruntuhkan bahkan benteng orang-orang yang paling mudah curiga sekalipun. Setelah kejujuran selektif Anda membuka lubang pada baju zirah mereka, Anda bisa menipu dan memanipulasi mereka sesuka Anda. Sebuah hadiah yang diberikan tepat waktu - seekor kuda Troya - akan bermanfaat juga bagi Anda.
Wednesday, November 19, 2008
HUKUM 11 : USAHAKAN AGAR ORANG LAIN TETAP TERGANTUNG KEPADA ANDA
Untuk mempertahankan kebebasan Anda, Anda harus selalu dibutuhkan dan diinginkan. Semakin sering Anda dijadikan sandaran, semakin besar kebebasan yang Anda miliki. Usahakan agar orang lain tergantung kepada Anda untuk merasa bahagia dan mencapai kemakmuran, maka Anda tidak perlu takut apa-apa. Jangan pernah ajari mereka cukup banyak pengetahuan supaya mereka bisa hidup tanpa Anda.
Subscribe to:
Posts (Atom)