Translate This Blog
Friday, April 03, 2009
HUKUM 36 : SEPELEKAN HAL-HAL YANG TAK BISA ANDA MILIKI: MENGABAIKAN MEREKA ADALAH PEMBALASAN DENDAM TERBAIK
Dengan mengakui bahwa suatu masalah itu sepele, Anda memberinya eksistensi dan kredibilitas. Semakin besar perhatian yang Anda berikan kepada seorang musuh, Anda membuatnya tampak semakin kuat; dan satu kesalahan kecil seringkali terlihat semakin buruk dan semakin mencolok saat Anda mencoba memperbaikinya. Kadang jalan terbaik bagi Anda adalah dengan mengabaikan segalanya. Jika ada sesuatu yang Anda inginkan, namun tak bisa Anda miliki, tunjukkanlah perasaan jijik terhadapnya. Semakin sedikit minat yang Anda tunjukkan, maka Anda akan tampak semakin superior.
HUKUM 35 : KUASAILAH SENI MEMILIH WAKTU YANG TEPAT
Jangan pernah terlihat seolah Anda sedang terburu-buru--ketergesaan mengungkapkan kurangnya kendali terhadap diri Anda sendiri dan terhadap waktu. Senantiasalah tampak sabar, seolah Anda tahu bahwa pada akhirnya segalanya akan Anda miliki. Jadilah seorang detektif pada saat yang tepat; ketahuilah jiwa zaman itu, trend-trend yang akan membawa Anda menuju tampuk kekuasaan. Belajarlah mundur jika saatnya belum tepat dan belajarlah menyerang dengan ganas jika saatnya sudah tepat.
HUKUM 34 : JADILAH SEORANG BANGSAWAN DENGAN CARA ANDA SENDIRI: BERSIKAPLAH BAK SEORANG RAJA AGAR DIPERLAKUKAN SEPERTI SEORANG RAJA
Cara Anda membawa diri seringkali menentukan bagaimana Anda diperlakukan: Sesungguhnya, tampak vulgar atau biasa-biasa saja akan membuat orang lain tidak menghormati Anda, karena seorang raja menghormati dirinya sendiri dan mengilhami perasaan yang sama dalam diri orang lain. Dengan bersikap agung dan percaya pada kekuasaan Anda, Anda membuat diri Anda tampak ditakdirkan berkuasa.
HUKUM 33 : KETAHUILAH KELEMAHAN SETIAP ORANG
Semua orang memiliki kelemahan, sebuah celah di dinding puri. Kelemahan itu biasanya perasaan tidak aman, emosi atau kebutuhan yang tak terkendali; kebutuhan itu juga bisa berupa suatu kesenangan rahasia yang kecil. Bagaimanapun juga, setelah ditemukan, kelemahan itu adalah sesuatu yang bisa Anda manfaatkan demi keuntungan Anda.
HUKUM 32 : BERMAINLAH SESUAI FANTASI ORANG LAIN
Kebenaran seringkali dihindari karena kebenaran bersifat buruk dan tidak menyenangkan. Jangan pernah cari kebenaran dan realita kecuali Anda siap menghadapi amarah yang berasal dari kekecewaan. Kehidupan ini amat keras dan menyusahkan sehingga orang-orang yang bisa menciptakan asmara atau fantasi ibarat oase di tengah gurun: Semua orang pasti berbondong-bondong mengikuti mereka. Ada kekuatan yang besar jika Anda menyadap fantasi massa.
HUKUM 31 : KENDALIKAN PILIHAN-PILIHAN ANDA: SURUHLAH ORANG LAIN BERMAIN DENGAN KARTU YANG ANDA BAGIKAN
Tipuan terbaik adalah tipuan yang sepertinya memberi pilihan kepada orang lain: Para korban Anda merasa bahwa mereka memegang kendali, tetapi sesungguhnya mereka adalah boneka Anda. Beri pilihan kepada orang lain yang akan menguntungkan Anda apa pun yang mereka pilih. Paksa mereka menetapkan pilihan yang lebih baik dari dua pilihan yang kurang baik, padahal kedua pilihan itu menguntungkan Anda. Berilah mereka buah simalakama: Mereka akan rugi apa pun pilihan yang mereka ambil.
Wednesday, April 01, 2009
HUKUM 30 : BERILAH KESAN BAHWA PRESTASI ANDA TAMPAKNYA MUDAH SEKALI DICAPAI
Tindakan Anda harus tampak alami dan dilakukan dengan mudah. Segenap kerja keras dan latihan yang Anda kerahkan, dan juga semua trik lihai Anda, harus disembunyikan. Saat Anda bertindak, tunjukkan kesan seolah tindakan itu mudah, seolah Anda bisa melakukan jauh lebih banyak tindakan lain. Hindarilah godaan untuk mengungkapkan betapa keras usaha Anda-tindakan itu hanya memancing banyak pertanyaan. Jangan ajarkan trik Anda kepada siapapun, kalau tidak trik-trik itu akan dimanfaatkan untuk melawan Anda.
Subscribe to:
Posts (Atom)