Translate This Blog

Saturday, January 06, 2007

Jatuh Cinta (3)

Buat Kasihku.

Mendapatkan pusaran air pada jeram sungai
disitulah aku bermukim
Bergolak dan kehilangan mata angin
Waktupun menderas tak sampai-sampai

Hujan berwarna membasahi tempat-tempat
pertemuan. Kehidupan berlangsung bagai
bayang-bayang, melintas cepat dan kabur
Namun sejumlah tempat duduk, tempat berdiri,
tempat berbaring, tercatat begitu rinci

Sebenarnya kita sedang terbujuk arus duka
Yang menyeret setiap angan menuju muara
mabuk kepayang
Dengarlah gerimis air mata itu
Renyai sebelum tiba hari perpisahan
Namun waktu terus menderas, meski
tak sampai-sampai

Februari'06

Sunday, December 17, 2006

Tembang Bumi

Kenapa harus memindah gunung
kalau hanya mencari tempat bermenung
Kenapa harus mewarnai langit
kalau hati lagi pahit
Kenapa mengaduk tanah
kalau perasaan lagi gundah

Biar saja air mengalir ke muara
Karena ia tau sumbernya
Biar saja asap menemui awan
mereka dilahirkan berdampingan...

Yang Terindah

Saat-saat indah adalah
saat hangat mentari pagi menyapa
saat embun pagi bergantung di pucuk dedaunan
dan bunga kuning mekar
dan kumbang beterbangan

Tapi yang terindah adalah
saat-saat kau ada di sisiku.....

Saturday, December 16, 2006

Kepada Kawan

Kadang-kadang memang kita harus memilih
dan pandangan tidak selalu jernih :
- antara laut dengan langit yang biru
ternyata lebih kau pentingkan dirimu.

Rebirth...

" Ketika pantai pun telah sepi,
tetap tegaklah ia seorang diri,
Mengenang ucapan terakhir yang
terpateri dalam hati : "

" Sejenak istirahat di ayunan angin lalu,
dan sesudah itu :
seorang ibu akan melahirkanku..."
(Kahlil Gibran)

Jatuh Cinta (2)

Buatmu, Kasihku.
Di dekatmu aku kehilangan kata-kata
Dari sebuah novel paling panjang yang
kutulis secara fantastis semalam suntuk,
tinggal mengucapkannya sore ini
karena hafal di luar kepala.......

(Harum sabun mandi menguap dari tubuhmu
Aku seperti hidup dalam taman, menjadi
kumbang mabuk. Dan sebentar lagi jatuh!)

Aku tahu : kau mengucapkan sesuatu
Mungkin tentang cuaca
Mungkin tentang lagu baru
Aku - sungguh - tak berani menduga-duga
Gemuruh dadaku jauh lebih keras dan
mengganggu

Ya Tuhan, bolehkah ku catat berulang-ulang ?
"Jemariku mengenggam erat jemarimu, sore itu"
Entahlah! Apakah itu yang dinamakan mesra ?
sedang aku di dekatmu, kehilangan kata-kata....

2005.

Friday, December 15, 2006

Heart (4)

Aku mencintaimu, Kasihku
Sebelum kita berdekatan
sejak pertama kulihat engkau
Aku tahu ini takdir.
Kita akan selalu bersama dan
tidak akan ada yang memisahkan kita.