Translate This Blog
Wednesday, May 13, 2009
The End...
Alhamdulillah..akhirnya selesai juga seluruh hukum dari 48 Hukum Kekuasaan aku posting di sini. Karena terbatasnya waktu dan kesempatan, untuk menuliskan seluruh hukum itu menurut bukunya, aku butuh waktu berminggu-minggu atau malah mungkin bulan. Sungguh tidak efisien. Tapi walaupun sedikit demi sedikit, akhirnya bisa finish juga pada akhirnya. Dan ternyata buku itu memang cukup kontroversial ditilik dari hukum-hukum yang dia tawarkan bagi para "pemburu kekuasaan"...hehehe tapi sekontroversial apapun buku itu, buatku tetaplah sebuah buku yang menarik. Apalagi gaya menulis pengarangnya sungguh menarik dan tak membuat bosan yang membacanya. Tidak melulu teori namun dia juga menyuguhkan fakta dan kejadian berdasarkan sejarah yang pernah ada. Bahkan menurutku ada beberapa hukum yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak semata untuk "kekuasaan" tapi juga dalam lingkup pergaulan sehari-hari, di kantor ataupun masyarakat. Hmmm...lebih baik Anda membacanya lebih dulu :-)
Sunday, May 03, 2009
HUKUM 48 : JADILAH SEPERTI UAP YANG TAK BERBENTUK
Dengan memiliki bentuk atau rencana yang nyata, Anda rentan terhadap serangan. Alih-alih menunjukkan rencana yang bisa dipahami musuh Anda, usahakan agar diri Anda tetap beradaptasi dan bergerak. Terimalah fakta bahwa tidak ada apapun yang pasti dan tidak ada hukum yang pasti. Cara terbaik untuk melindungi diri Anda sendiri adalah menjadi fleksibel dan tidak berbentuk seperti air; jangan pernah andalkan stabilitas atau keteraturan kekal. Segalanya pasti berubah.
HUKUM 47 : JANGAN MELEBIHI SASARAN YANG TELAH ANDA TENTUKAN; DALAM HAL KEMENANGAN, BELAJARLAH UNTUK TAHU KAPAN ANDA HARUS BERHENTI
Momen kemenangan seringkali menjadi momen bahaya terbesar. Di tengah tekanan kemenangan, keangkuhan dan kepercayaan diri yang terlalu tinggi bisa mendorong Anda melewati tujuan yang telah Anda tetapkan, dan dengan bertindak terlalu jauh, Anda bisa menciptakan lebih banyak musuh daripada musuh yang Anda kalahkan. Jangan biarkan kesuksesan Anda membuat Anda angkuh. Tidak ada yang bisa menggantikan strategi yang baik dan rencana yang dibuat dengan hati-hati. Tetapkanlah satu tujuan, dan setelah Anda mencapainya, lalu berhentilah.
Friday, April 17, 2009
HUKUM 46 : JANGAN PERNAH TERLIHAT TERLALU SEMPURNA
Terlihat lebih baik dari orang lain selalu berbahaya, tetapi yang paling berbahaya adalah tampak tidak memiliki kesalahan atau kelemahan. Iri hati menciptakan musuh-musuh bisu. Menunjukkan kelemahan sesekali dan mengakui berbagai kesalahan yang tidak berbahaya merupakan tindakan yang pintar agar Anda bisa menghindari iri hati dan tampak lebih manusiawi dan lebih mudah didekati. Hanya dewa dan orang mati yang bisa terlihat sempurna tanpa menanggung konsekuensi apa pun.
HUKUM 45 : SAMPAIKAN CERAMAH TENTANG KEBUTUHAN UNTUK BERUBAH, TETAPI JANGAN PERNAH LAKUKAN REFORMASI DALAM TERLALU BANYAK BIDANG KEHIDUPAN DLM......
Semua orang memahami kebutuhan untuk berubah secara abstrak, tetapi hanya orang-orang biasa yang merupakan makhluk yang diciptakan oleh kebiasaan. Terlalu banyak inovasi bersifat traumatis dan pasti mengakibatkan revolusi. Jika Anda baru memegang tampuk kekuasaan atau Anda adalah orang asing yang sedang mencoba membangun basis kekuasaan, tunjukkanlah penghormatan terhadap cara-cara lama untuk melakukan banyak hal. Jika perubahan perlu dilakukan, berilah kesan seolah perubahan itu terasa seperti perbaikan yang halus terhadap masa lalu.
Tuesday, April 14, 2009
HUKUM 44 : PERDAYA DAN PANCING AMARAH ORANG LAIN DENGAN EFEK CERMIN
Cermim melambangkan realita, tetapi juga merupakan alat yang sempurna untuk menipu: Saat Anda mencerminkan musuh-musuh Anda dengan melakukan tindakan yang persis sama seperti yang mereka lakukan, mereka tak bisa mengetahui strategi Anda. Efek Cermin mencemooh dan mempermalukan mereka, membuat mereka bereaksi berlebihan. Dengan mencerminkan kondisi kejiwaan mereka, Anda membujuk mereka dengan ilusi bahwa Anda memegang nilai-nilai mereka; dengan mencerminkan tindakan mereka, Anda memberi mereka pelajaran. Hanya sedikit orang yang bisa melawan kekuatan Efek Cermin.
HUKUM 43 : KENALILAH HATI DAN PIKIRAN ORANG LAIN
Paksaan menciptakan reaksi yang akhirnya pasti merugikan Anda. Anda harus membujuk orang lain agar mau bergerak sesuai arah yang Anda inginkan. Seseorang yang telah Anda bujuk akan menjadi bidak setia Anda. Dan cara untuk membujuk orang lain adalah dengan mengetahui kondisi kejiwaan dan kelemahan setiap individu itu. Lunakkan perlawanan mereka dengan memancing emosi mereka, memanfaatkan sesuatu yang mereka anggap berharga dan perasaan takut mereka. Abaikan hati dan pikiran orang lain, maka mereka akan membenci Anda.
Subscribe to:
Posts (Atom)